Aturan Resmi Vaksin Umroh Wajib dan Biaya Terbarunya

vaksin umroh wajib

Sebelum menunaikan ibadah umroh, jamaah dari Indonesia wajib untuk melakukan vaksin umroh. Berikut ini tentang aturan resmi vaksin umroh wajib serta biaya terbarunya untuk perjalanan umroh aman dan lancar.

Siapa yang tidak menginginkan untuk ibadah umroh? Ibadah ini menjadi momen yang ditunggu – tunggu setiap umat Muslim. Setiap tahun ribuan umat Muslim di Indonesia merencanakan perjalanan spiritual ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah umroh.

Sebagai calon jamaah, Anda tentu ingin perjalanan tersebut berjalan lancar tanpa hambatan. Maka dari itu, penting untuk memahami aturan apa saja yang wajib dipenuhi sebelum keberangkatan umroh.

Para jamaah dari Indonesia memiliki kewajiban melakukan vaksin umroh. Hal ini sangat penting sebelum mendaftar paket perjalanan ibadah ke Makkah dan Madinah. Regulasi vaksinasi terbaru yang diterbitkan oleh Pemerintah Arab Saudi dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menetapkan beberapa vaksin yang harus dimiliki agar Anda dapat berangkat ke Tanah suci. Tentunya vaksin umroh wajib ini juga menjadi perlindungan kesehatan selama berada di Tanah suci.

Memastikan bahwa vaksin umroh wajib jenis apa saja yang harus dilakukan merupakan upaya untuk mempersiapkan perjalanan umroh tidak hanya memenuhi syarat administrasi namun juga sebagai perlindungan diri jamaah dari risiko penyakit menular yang mudah terjadi di tengah kerumunan jamaah dunia. anpa bukti vaksinasi yang sah, jemaah bisa saja mengalami penundaan, bahkan penolakan masuk di bandara Arab Saudi. Berikut ini mengupas tuntas tentang jenis vaksin umroh wajib yang harus dilakukan oleh calon jamaah.

Mengenal Jenis – Jenis Vaksin Umroh

vaksin umroh wajib

Sebelum keberangkatan ke Tanah suci, calon jamaah umroh wajib melakukan vaksin. Hal ini tidak hanya sebagai perlindungan tubuh saja melainkan sebagai syarat sebelum mengajukan visa dan sudah menjadi ketentuan pemerintah Arab Saudi untuk melakukan vaksin sebelum dapat memasuki Mekkah dan Madinah.

Pemerintah Arab Saudi melalui Health Requirements for Hajj dan persyaratan Kementerian Kesehatan RI telah menetapkan bahwa setiap jamaah umroh wajib mendapatkan vaksin tertentu minimal beberapa hari sebelum keberangkatan. Dua diantaranya ialah vaksin meningitis dan vaksin polio. Kedua vaksin ini wajib dicantumkan dalam sertifikat kesehatan internasional yang dikenal sebagai Kartu Kuning atau International Certificate of Vaccination (ICV).

1. Vaksin Meningitis

Jenis vaksin umroh wajib yang pertama adalah vaksin meningitis. Jenis vaksin ini wajib dilakukan untuk mencegah penyakit radang selaput otak dan juga sumsum tulang belakang atau meningitis yang disebakan oleh bakteri Neisseria Meningitidis.

Bakteri Neisseria Meningitidis dapat menular di lingkungan yang pada orang. Sebab penularannya cukup cepat melalui droplet pernapasan di lingkungan padat seperti Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Karena itu, otoritas kesehatan Arab Saudi mensyaratkan bahwa semua jamaah harus menunjukkan bukti vaksinasi meningitis yang sah melalui Kartu Kuning yang dikeluarkan oleh fasilitas kesehatan resmi.

2. Vaksin Polio

Vaksin umroh wajib kedua adalah vaksin polio. Jenis vaksin ini diwajibkan sejak aturan terbaru. Pemerintah Arab Saudi mewajibkan jamaah dari negara-negara dengan risiko tinggi penyebaran polio, seperti Indonesia, untuk mendapatkan vaksin polio (bOPV atau IPV) sebelum keberangkatan. Tanpa bukti vaksin polio yang valid, proses pengajuan visa umroh Anda berpotensi terganggu.

3. Vaksin Influenza

Selain kedua vaksin diatas vaksin rekomendasi yang dianjurkan untuk dilakukan sebelum umroh adalah vaksin influenza. Vaksin ini akan membantu melindungi tubuh dari flu musiman yang dapat mengganggu kenyamanan ibadah di lingkungan yang padat dengan aktivitas fisik tinggi.

Apalagi di Arab Saudi memiliki perubahan cuaca yang ekstrem sehingga vaksin influenza dapat membantu mencegah penyakit pernapasan yang sering diamali oleh jamaah umroh.

4. Vaksin Pneumonia

jenis vaksin umroh yang dianjurkan selain vaksin umroh wajib ialah vaksin pneumonia. Vaksin ini sangat dianjurkan bagi jamaah yang berusia diatas 50 tahun atau yang memiliki penyakit komorbid atau penyakit penyerta seperti diabetes, jantung, dan penyakit paru – paru kronis.

Jenis vaksin yang bernama pneumonia ini melindungi tubuh dari inteksi bakteri pneumokokus yang menyebabkan pneumonia. Seseorang yang melakukan jenis vaksin ini akan mengalami efek samping berupa bengkak pada tempat suntikan, demam, merasa lelah, dan kehilangan nafsu makan. Namun tidak perlu kawatir sebab hanya beberapa saat saja terjadinya.

Selain vaksin jamaah umroh juga dapat melakukan konsultasi ke dokter untuk bertanya tentang tips menjaga kesehatan sebelum menunaikan ibadah umroh untuk perlindungan tambahan.

Bagi jamaah yang berencana umroh lebih baik melakukan vaksin minimal 10 hari sebelum tanggal keberangkatan agar tubuh memiliki waktu cukup untuk membentuk kekebalan. Simpan semua dokumen vaksinasi, terutama Kartu Kuning, dengan rapi karena akan diperiksa saat proses check-in di bandara dan oleh petugas imigrasi Arab Saudi. Disarankan juga untuk berkonsultasi dengan rumah sakit rujukan atau fasilitas kesehatan resmi agar prosedur berjalan sesuai ketentuan internasional

Baca Juga: Tips Mengatur Siklus Haid Sebelum Umroh Tanpa Membahayakan Bagi Kesehatan

Berapa Estimasi Biaya Vaksin Umroh?

Vaksin umroh wajib sangat penting, maka dari penting bagi jamaah mempersiapkan untuk melakukan vaksin dengan menganggarkan dana khusus untuk biaya vaksinasi.

Biaya vaksinasi bisa berbeda-beda tergantung lokasi fasilitas kesehatan yang dipilih. Sebagai gambaran, biaya vaksin meningitis jenis ACWY di fasilitas kesehatan resmi seperti Rumah Sakit umum biasanya lebih terjangkau. Namun jika Anda memilih vaksin di rumah sakit swasta biayanya bisa lebih tinggi. Untuk biayanya di sekitar Rp 300.000 hingga Rp 500.000 sudah termasuk dengan buku kuning.

Sedangkan vaksin jenis polio atau influenza cenderung bervariasi tergantung dengan fasilitas pemberi layanan. Biaya yang akan dikeluarkan untuk jenis vaksin ini sekitar Rp 250.000 hingga Rp 350.000.

Jika Anda akan melakukan vaksin lebih baik pilih fasilitas kesehatan yang menyediakan paket vaksin. Biasanya harga yang ditawarkan akan lebih terjangkau.

Penting bagi jamaah selain biaya vaksin, jamaah juga perlu mengalokasikan anggaran untuk pemeriksaan kesehatan lainnya serta manajemen dokumen seperti penerbitan Kartu Kuning yang sah.

Pastikan Anda melakukan vaksinasi di fasilitas resmi yang diakui oleh otoritas kesehatan internasional untuk menghindari masalah administratif pada saat keberangkatan.

Baca Juga: Bagaimana Manasik Umroh Sesuai dengan Sunnah? Penting Sebelum Pelaksanaan Umroh di Tanah Suci

Memahami vaksin umroh merupakan langkah penting bagi jamaah dalam persiapan perjalanan spiritual ke Tanah Suci. Pada dasarnya vaksin umroh wajib menjadi syarat administrasi yang harus dipenuhi oleh calon jamaah agar keberangkatan berjalan lancar tanpa hambatan.

Dengan mengetahui aturan resmi, jenis vaksin, serta perkiraan biaya yang perlu disiapkan, Anda bisa merencanakan ibadah umroh Anda lebih matang dan tenang.

Penting selain vaksin umroh, jika akan menunaikan ibadah umroh ke Tanah suci, Anda wajib mempertimbangkan biro perjalanan yang akan menemani selama proses ibadah umroh.

Salah satu biro umroh terbaik Bandung adalah umroh Bandung. Biro ini akan membantu selama proses keberangkatan hingga kepulangan ke Tanah suci.

Biro umroh bandung telah berpengalaman mengantarkan ribuan jamaah ke Tanah suci dan mereka menyatakan puas dengan layanan yang diberikan. Umroh Bandung menawarkan berbagai paket umroh terbaik seperti umroh reguler, umroh plus Turki Bandung, dan umroh plus Dubai Bandung. Tentunya paket ini dapat Anda sesuaikan dengan kebutuhan.

Realisasikan niat suci Anda untuk menunaikan ibadah umroh dengan persiapan yang matang sejak awal, termasuk pemenuhan syarat vaksinasi yang berlaku. Semoga perjalanan ibadah Anda dilancarkan dan penuh keberkahan.

Quick Link: