Umroh Bandung. Anda akan menunaikan umroh yang pertama kali? Berikut ini tentang tata cara umroh yang benar cocok bagi pemula untuk mengetahui persiapan, rukun, wajib, hingga pelaksanaan ibadah umroh sesuai dengan sunnah agar ibadah sah dan khusyuk.
Umroh merupakan perjalanan spiritual yang sangat diidamkan oleh setiap Muslim. Menjalani momen ibadah umroh apalagi baru pertama kali akan membuat calon jamaah deg – degan dan mencoba untuk belajar terkait tata cara umroh yang benar. Hal ini harus dipahami secara matang supaya ibadah yang dijalankan sah menurut syariat dan membawa berkah dalam kehidupan.
Momen umroh ialah momen untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, menghimpun pahala, dan memperkuat keimanan. Namun demikian untuk mencapai tujuan tersebut jamaah perlu memahami langkah – langkah, syarat, rukun, dan tata cara yang benar sejak persiapan awal hingga tahapan dalam pelaksanaan di Tanah suci.
Tanpa pemahaman yang cukup, perjalanan ibadah umroh akan terasa lebih rumit sehingga jamaah akan takut salah dan kurang khusyuk. Maka dari itu, penting untuk memahami tata cara umroh yang benar.
Berikut ini tentang tata cara umroh yang benar sebagai panduan bagi pemula agar jamaah lebih tenang dan tidak takut salah dalam pelaksanaannya.
Pengertian Umroh

Umroh ialah ibadah sunnah muakkad yang dilaksanakan di Tanah Suci. Ibadah umroh praktiknya sudah dilakukan sejak zaman Nabi Ibrahim AS kemudian disempurnakan tata caranya oleh Rasulullah. Ibadah umroh memiliki kedudukan ibadah penting dan menjadi amalan besar bagi umat Islam.
Dalam pelaksanaannya umat Islam yang akan menjalankan umroh wajib memenuhi rukun umroh seperti ihram, tawaf, sa’i, dan tahallul. Tidak kalah penting dalam pelaksanaan umroh sebelumnya jamaah harus melakukan persiapan sebelum keberangkatan. Jamaah diwajibkan mempersiapkan diri secara menyeluruh.
Persiapan Jamaah Sebelum Keberangkatan
Penting bagi calon jamaah melakukan persiapan. Persiapan ini tidak hanya aspek fisik dan spiritual namun administrasi hingga logistik.
Jamaah sebelum keberangkatan umroh wajib memiliki stamina atau kesehatan tubuh. Sebab aktivitas ibadah umroh memerlukan kekuatan fisik seperti ketika pelaksanaan tawaf dan sa’i. Maka dari itu, disarankan bagi jamaah untuk berolahraga ringan beberapa minggu atau sebulan sebelum keberangkatan.
Aspek fisik terkait kesehatan yang tidak kalah penting adalah pemeriksaan kesehatan serta vaksinasi yang diwajibkan. Tidak hanya berkaitan dengan kesehatan, melakukan vaksinasi sebagai syarat administrasi keberangkatan umroh. Vaksin yang dianjurkan adalah vaksin meningitis.
Persiapan umroh, jamaah juga wajib mempersiapkan mental dan spiritual. Niat yang tulus karena Allah SWT sangat penting. Jamaah ketika melaksanakan umroh akan bertemu dengan banyak umat muslim dari berbagai belahan dunia yang memiliki karakter berbeda sehingga harus lebih sabar dan ikhlas dalam menjalani setiap rangkaian ibadah umroh.
Tidak kalah pentingnya sebab jika aspek ini ditinggalkan maka jamaah tidak dapat melakukan keberangkatan. Aspek administrasi harus diselesaikan misalnya kelengkapan dokumen seperti paspor, visa umroh, dan dokumen data diri lainnya agar keberangkatan berjalan lancar. Untuk persiapannya jamaah wajib mempersiapkan administrasi jauh – jauh hari sebab jika salah satu tidak terpenuhi maka keberangkatan akan tertunda sehingga Anda tidak dapat fokus dalam menjalankan tata cara umroh yang benar.
Memahami Syarat dan Rukun Dalam Ibadah Umroh
Sebelum masuk ke dalam tata cara umroh yang benar, penting untuk memahami syarat dan rukun umroh sebab keduanya menjadi landasan sah dalam ibadah. Syarat umroh mencakup ketentuan umum supaya seseorang dapat menunaikan umroh.
Beberapa syarat yang wajib dipenuhi dalam pelaksanaan umroh ialah beragama Islam, sehat jasmani dan rohani, mampu secara fisik dan finansial. Ketika syarat ini telah terpenuhi maka jamaah dapat melaksanakan wajib umroh.
Wajib umroh ialah amalan yang harus dilaksanakan, namun jika ditinggalkan karena suatu sebab yang sah maka dapat diganti dengan membayar denda atau dam. Wajib umroh diantaranya adalah ihram dari Miqat, menjauhi larangan ihram, dan melaksanakan rukun dari umroh.
Baca Juga: Makna Tahallul Salah Satu Rukun Umroh yang Tidak Boleh Terlewat
Urutan Pelaksanaan Tata Cara Umroh yang Benar
Setelah mengetahui syarat dan wajib umroh, berikut ini tata cara umroh yang benar cocok bagi pemula yang baru menjalankan ibadah umroh.
1. Ihram di Miqat
Pertama yang wajib dilakukan dalam tata cara umroh yang benar adalah ihram. Ihram dimulai dari Miqat yang telah ditentukan. Jamaah dapat mengucapkan niat umroh dari miqat dan memakai pakaian ihram.
Untuk bacaan niat umroh sebagai berikut.
نَوَيْتُ الْعُمْرَةَ وَأَحْرَمْتُ بِهَا لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitul ‘umrata wa ahramtu biha lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku berniat umrah dan berihram karena Allah Ta’ala”.
Jamaah juga dianjurkan untuk membaca bacaan talbiyah sebagai berikut setelah berniat. Bacaan talbiyah dapat dibaca hingga rangkaian umroh telah selesai dilaksanakan.
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ، لَا شَرِيكَ لَكَ
Labbaik Allahumma labbaik, labbaik laa syariika laka labbaik. Innal hamda wan ni’mata laka wal mulk, laa syariika lak.
Artinya:”Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu. Aku penuhi panggilan-Mu, tiada sekutu bagi-Mu, aku penuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat, dan kerajaan adalah milik-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu.”
Ketika membaca bacaan niat dan talbiyah jamaah sudah menggunakan pakaian ihram. Pakaian ihram juga telah ditentukan. Bagi jamaah pria menggunakan pakaian ihram berupa dua lembar kain putih tanpa jahitan, sedangkan perempuan memakai pakaian longgar yang menutup aurat. Setelah berniat di miqat, jamaah wajib menghindari semua larangan ihram seperti memakai parfum, memotong rambut atau kuku, dan melakukan hal-hal yang membatalkan ihram.
2. Mengucapkan Do’a Ketika Memasuki Kota Mekkah dan Masjidil Haram
Selanjutnya tata cara umroh yang benar adalah membaca do’a saat memasuki kota Mekkah dan Masjidil Haram. Momen pertama kali melihat Ka’bah merupakan momen spiritual yang luar biasa. Disini jamaah juga dapat membaca bacaan takbir dan tahmid sebagai bentuk kekaguman dan rasa syukur terhadap nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT sehingga bisa menginjakkan kaki di Kota Mekkah.
2. Tawaf Mengelilingi Ka’bah
Setibanya di Masjidil Haram, jamaah memulai tawaf dengan mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali searah lawan jarum jam. Putaran tawaf dimulai di Hajar Aswad, dan setiap putaran didahului dengan niat dan bacaan tertentu.
Bagi jamaah disunnahkan untuk shalat sunnah dua rakaat di belakang makam Ibrahim setelah menyelesaikan tawaf. Tawaf dirasakan oleh banyak jamaah sebagai bagian paling emosional dan sakral dalam tata cara umroh yang benar.
3. Sa’i antara Safa dan Marwah
Setelah menyelesaikan tawaf, jamaah melanjutkan ritual sa’i yaitu berjalan tujuh kali antara bukit Safa dan Marwah. Ritual ini mencerminkan kisah Siti Hajar yang mencari air untuk putranya Ismail, serta melambangkan ketabahan dan tawakal. Selama pelaksanaan sa’i, jamaah dianjurkan berdoa dan memperbanyak dzikir agar hati tetap terfokus pada ibadah.
4. Tahallul
Tahapan selanjutnya dalam pelaksanaan umroh adalah tahallul. Tahallul merupakan proses memotong atau mencukur sebagian rambut sesuai ketentuan. Bagi laki-laki dianjurkan mencukur habis, sedangkan untuk perempuan memotong sedikit ujung rambut. Dengan tahallul berarti seluruh rangkaian ihram berakhir dan jamaah dapat kembali dalam keadaan normal.
5. Tertib
Tahapan terakhir dalam tata cara umroh yang benar adalah tertib. Tertib berarti seluruh rangkaian umroh terlaksana dengan baik dan menandakan selesainya ibadah umroh.
Melaksanakan tata cara umroh yang benar sebagai langkah penting agar ibadah umroh sah, tertib, dan mampu menghadirkan kedekatan spiritual dengan Allah SWT.
Setiap tahapan umroh mulai dari persiapan hingga rangkaian umroh terlaksana dengan baik merupakan kunci agar ibadah menjadi lebih khusyuk dan bermakna. Selain itu, mengamalkan sunnah-sunnah seperti membaca talbiyah, doa-doa, dan adab-adab masuk Masjidil Haram akan memperkaya pengalaman spiritual selama umroh.
Baca Juga: Tips Menunaikan Umroh Pertama Kali, Persiapan Menunaikan Ibadah Umroh ke Tanah suci
Demikian penjelasan tentang tata cara umroh yang benar. Semoga dari penjelasan diatas dapat bermanfaat bagi para pembaca.
Dalam persiapan umroh selain memahami tata cara umroh yang benar, jamaah harus memilih biro umroh terpercaya untuk menjadi pembimbing dan menemani selama perjalanan di Tanah suci.
Salah satu biro umroh terpercaya adalah umroh Bandung. Biro ini memiliki izin resmi Kemenag dan telah berpengalaman mengantarkan jamaah ke Tanah suci.
Menawarkan berbagai paket pilihan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan budget calon jamaah. Biro ini menawarkan paket seperti umroh reguler, umroh plus Turki Bandung, dan umroh plus Dubai Bandung.
Dapatkan perjalanan aman, nyaman, khusyuk cocok bagi pemula bersama umrah Bandung solusi perjalanan umroh di Kota Bandung.
Baca Juga:
- Merencanakan Umroh Keluarga: Tips dan Saran
- 32 Doa Untuk Orang Umroh Mabrur yang Dapat Dipanjatkan
- Pentingnya Mencari Biro Umroh Terpercaya dan Terlisensi
- 7 Seluk Beluk Perbedaan Haji dan Umroh
- Hikmah Haji dan Umroh
- Pahala Tak Terputus: Makna Badal Umroh Untuk Orang…
- 15 Rekomendasi Hadiah Untuk Mereka Yang Akan Pergi Umrah
- 55 Contoh Titip Doa Umroh
- Sejarah Ibadah Haji dan Umroh
- Mitos dan Fakta Seputar Umroh yang Harus Anda Tahu
