Assalamualaikum pembaca setia Umroh Bandung, Apakah Anda tahu bahwa terdapat bagian – bagian dari Ka’bah. Berikut ini mengenal bagian dari Ka’bah agar ibadah umroh lebih bermakna. Simak penjelasannya dibawah ini.
Ka’bah memiliki bagian penting yang perlu dipahami oleh setiap umat Muslim terutama bagi mereka yang akan menunaikan ibadah umroh. Ka’bah bukan hanya bangunan suci di tengah Masjidil haram, namun juga bagian dari pusat arah ibadah umat Islam di selururuh Dunia. Bahkan setiap harinya jutaan umat Muslim menghadap ke arah Ka’bah saat melaksanakan shalat sehingga keberadaannya memiliki makna spiritual yang sangat mendalam.
Memahami bagian dari Ka’bah penting untuk membantu jamaah dapat menjalani ibadah dengan lebih khusyuk. Bahkan tidak sedikit umat Muslim yang bertanya – tanya tentang bagian dari Ka’bah. Bagian dari Ka’bah ini setiap sudutnya memiliki nilai sejarah dan keutamaan tersendiri. Inilah yang membuat ibadah akan lebih bermakna.
Dalam artikel ini akan membahas tentang bagian dari Ka’bah agar umat Muslim mengetahui tentang apa saja bagian dari Ka’bah yang menjadi simbol – simbol penting dalam Islam.
Mengenal Ka’bah

Ka’bah adalah bangunan suci yang memiliki kedudukan paling istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia. Ka’bah dibangun oleh Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail sebagai tempat ibadah kepada Allah SWT, dan hingga kini tetap menjadi pusat perhatian umat Islam di seluruh dunia.
Ka’bah merupakan bangunan yang menjadi arah kiblat utama dalam pelaksanaan shalat. Setiap tahunnya jutaan jamaah datang ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji dan umroh di depan Ka’bah.
Jamaah juga tidak hanya sekedar melakukan ritual tetapi juga memahami makna di balik setiap aktivitas seperti tawaf, do’a, dan dzikir. Ini yang akan meningkatkan kualitas ibadah umroh secara keseluruhan.
Baca Juga: Keutamaan Haji Ifrad yang Jarang Orang Ketahui
Apa Saja Bagian yang Terdapat Di Ka’bah?
Mengenal bagian Ka’bah, bagian ini terbagi menjadi dua yaitu bagian luar dan bagian dalam. Beberapa bagian luar Ka’bah diantaranya adalah.
1. Hajar Aswad
Salah satu bagian yang paling dikenal adalah Hajar Aswad, yaitu batu hitam yang berada di sudut Ka’bah. Batu ini menjadi titik awal dan akhir dalam pelaksanaan tawaf. Banyak jamaah berusaha untuk menyentuh atau menciumnya sebagai bentuk mengikuti sunnah Rasulullah.
Hajar Aswad sendiri merupakan batu mulia dari surga yang berada di dalam satu sudut Ka’bah. Batu ini menjadi tanda dimulainya tawaf.
Hajar Aswad juga dikenal sebagai permata surga (yaqut). Dahulunya berwarna putih bersih, namun berubah menjadi hitam akibat dosa – dosa manusia.
Saat mendatangi Hajar Aswad ini dianjurkan jamaah untuk menciumnya namun jika tidak memungkinkan cukup dengan menyentuh atau memberikan isyarat dengan tangan atau jari.
2. Maqam Ibrahim
Bagian dari Ka’bah selanjutnya adalah maqam Ibrahim. Tempat ini bukan makam dari Nabi Ibrahim AS, namun sebuah bekas pijakan kaki Nabi Ibrahim ketika membangun Ka’bah.
Batu bekas pijakan Nabi Ibrahim ini saat ini terlindungi dengan penutup berwarna keemasan di depan pintu Ka’bah. Bagi jamaah yang melangsungkan ibadah tawaf di area ini setelah tawaf 7 putaran dapat mengucapkan
وَاتَّخِذُوا مِن مَّقَامِ إِبْرَاهِيمَ مُصَلًّى ۖ.
Dilanjutkan untuk melaksanakan sholat sunnah tawaf di area belakang Maqam Ibrahim. Keberadaan Maqam Ibrahim menjadi pengingat sejarah perjuangan Nabi Ibrahim dalam membangun rumah Allah.
3. Hijir Ismail
Bagian dari Ka’bah selanjutnya adalah Hijir Ismail merupakan tempat tinggal Nabi Ismail AS. Hijir Ismail ini berbentuk setengah lingkaran dan terletak di sisi utara Ka’bah dibatasi oleh tembok pendek.
Area hijir Ismail dahulunya adalah bagian dari Ka’bah sehingga berdo’a di dalamnya dianggap sama seperti berdo’a di dalam Ka’bah.
4. Multazam
Bagian Ka’bah yang lainnya ialah Multazam atau area diantara Hajar Aswad dan pintu Ka’bah. Tempat ini dikenal sebagai lokasi mustajab untuk berdoa.
Banyak jamaah memanfaatkan kesempatan ini untuk memanjatkan doa dengan penuh harap kepada Allah SWT. Ketika berdo’a disunnahkan menempelkan pipi, dada, dan kedua lengan ke dinding ka’bah sebagai bentuk penghambaan yang tulus.
5. Pintu Ka’bah
Bagian dari Ka’bah selanjutnya ialah pintu Ka’bah yang terbuat emas murni. Pintu Ka’bah memiliki dua pintu yang sejajar dengan tanah namun kaum Quraisy kemudian merombaknya menjadi pintu yang lebih tinggi.
Pintu ini terbuat dari bahan berkualitas tinggi dan hanya dibuka pada waktu tertentu. Hal ini menambah kesan sakral dan istimewa dari bangunan Ka’bah.
6. Mizab
Bagian dari Ka’bah selanjutnya adalah Mizab. Bagian ini yaitu talang air yang terletak di bagian atas Ka’bah. Fungsinya adalah untuk mengalirkan air hujan dari atap Ka’bah.
7. Syadzarwan
Bagian dari Ka’bah ada juga Syadzarwan, yaitu bagian dasar Ka’bah yang berfungsi sebagai pelindung pondasi bangunan. Bagian ini memiliki fungsi mencegah rembesan air hujan. Oleh karena itu, mayoritas ulama melarang jamaah menyentuh bagian ini saat tawaf supaya putarannya tetap sah.
8. Kiswah
Selanjutnya bagian dari Ka’bah adalah Kiswah. Bagian ini merupakan kain hitam yang menutupi Ka’bah.
Kain ini dihiasi dengan kaligrafi ayat-ayat Al-Qur’an dan diganti setiap tahun. Kiswah menjadi simbol penghormatan terhadap Ka’bah sebagai bangunan suci.
9. Rukun Ka’bah
Bagian dari Ka’bah selanjutnya adalah rukun Ka’bah terdapat empat sudut Ka’bah yaitu rukun Hajar Aswad, rukun Yamani, rukun Iraqi, dan rukun Syami.
Rukun Yamani ini jamaah disunnahkan untuk menyentuh bagian ini saat melakukan tawaf. Setiap sudut memiliki posisi dan makna tersendiri dalam ibadah. Selain itu, ada rukun Iraqi yaitu sudut yang menghadap ke arah Iraq terletak di timur laut dan rukun Syami yaitu sudut yang menghadap ke arah Syam (Suriah) terletak di barat laut.
Baca Juga: Alasan Umroh di Bulan Syawal Banyak Dilirik Jamaah yang Ingin Suasana Lebih Khusyuk
Selain bagian luar, juga terdapat bagian dalam ka’bah yang berisikan beberapa pilar penyangga yang menopang bangunan.
Selain itu, terdapat area yang diyakini sebagai tempat Rasulullah SAW pernah melaksanakan salat. Interior Ka’bah sederhana namun tetap memberikan nuansa sakral yang sangat kuat bagi siapa saja yang berada di dalamnya.
Mengenali bagian dari Ka’bah memberikan pengalaman ibadah yang lebih mendalam bagi setiap jamaah umroh. Setiap sudut dan elemen Ka’bah memiliki cerita dan makna yang memperkaya perjalanan spiritual.
Demikian penjelasan tentang bagian dari Ka’bah. Semoga dari penjelasan diatas dapat bermanfaat bagi para pembaca.
Dengan bekal pengetahuan ini, diharapkan setiap jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lebih khusyuk, memahami setiap langkah yang dilakukan, serta merasakan kedekatan yang lebih kuat dengan Allah SWT.
Mengetahui bagian dari Ka’bah, kita sebagai umat muslim dapat menunaikan haji ataupun umroh. Sebelum keberangkatan penting untuk melakukan persiapan salah satunya mempersiapkan biro umroh.
Salah satu biro umroh terpercaya adalah umroh Bandung. Biro ini telah berpengalaman mengantarkan jamaah ke Tanah Suci dan mereka menyatakan puas dengan layanan yang diberikan.
Beberapa paket ditawarkan oleh biro umroh Bandung ini seperti umroh plus Turki Bandung dan umroh plus Dubai Bandung. Dapatkan pengalaman umroh terbaik Anda dan semoga kita semua diberikan kesempatan untuk mengunjungi Ka’bah dan merasakan keagungannya secara langsung.
Baca Juga:
- 16 Tempat bersejarah di Mekkah dan Madinah
- Inilah Pintu Masuk Utama Masjidil Haram yang Perlu…
- Mengenal Masjidil Haram dan Bangunan Bersejarah di Dalamnya
- 7 Tips Menghadapi kerumunan Saat sedang Tawaf di…
- Makna dan Tata Cara Shalat Safar Sebelum Berangkat Umroh
- Mengapa Umat Muslim Shalat Menghadap ke Mekkah?…
- Sejarah Ibadah Haji dan Umroh
- Pentingnya Mencari Biro Umroh Terpercaya dan Terlisensi
- Melihat Menara Abraj Al Bait Menara Jam Tertinggi di…
- Mengapa Umroh Arbain Banyak Diminati? Ini Nilai…