Bacaan Dua Kalimat Syahadat, Arab, Latin, dan Artinya

Bacaan Dua Kalimat Syahadat, Arab, Latin, dan Artinya

Halo sahabat Rawda Umroh Bandung, apakah kamu sudah tau bagaiamana Bacaan Dua Kalimat Syahadat, Arab, Latin, dan Artinya? Simak tulisan ini selengkapnya.

Syahadat adalah istilah bahasa Arab untuk pernyataan iman kepada satu Tuhan (Allah) dan Rasul-Nya.

Syahadat memiliki posisi penting dalam agama Islam. Membaca dua kalimat syahadat bahkan menjadi rukun Islam yang pertama. Setelah menyatakan syahadat, kemudian dilanjutkan dengan rukun Islam lainnya, yaitu salat, puasa, zakat, dan haji bagi yang mampu.

Apa itu Syahadat?

Syahadat dalam bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai kesaksian atau pengakuan seorang Muslim. Melalui pembacaan syahadat, seorang Muslim menyatakan kesaksiannya bahwa tidak ada Tuhan selain Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah.

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ

Lafaznya: “Asyhadu an la ilaha illa Allah, wa asyhadu anna Muhammadan Rasulullah.”

Artinya: “Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah (Allah – yaitu tidak ada yang patut disembah selain Allah), dan Muhammad adalah utusan Allah.”

Ini adalah kalimat paling suci dalam Islam, dan harus diucapkan dengan pemahaman penuh dan kesadaran akan maknanya.

Adapun syahadat terdiri dari dua bagian, yaitu syahadat tauhid dan syahadat rasul.

1. Syahadat tauhid

Syahadat tauhid adalah bagian pertama dari kalimat syahadat yang menyatakan iman kepada Allah.

Syahadat tauhid berbunyi ‘Asyhadu an la ilaha illallah’ yang berarti ‘Tidak ada Tuhan selain Allah’.

Artinya, muslim hanya beriman dan menyembah Allah dan tidak menyembah selain Allah atau menyekutui yang lain.

Dalam Islam, orang yang menyembah Allah disebut mukmin. Sementara orang yang menyembah selain Allah disebut musyrik.

2. Syahadat rasul

Syahadat rasul adalah bagian kedua dari kalimat syahadat yang menyatakan iman kepada Nabi Muhammad Saw sebagai utusan Allah.

Syahadat rasul berbunyi ‘Wa asyhadu anna muhammadar rasulullah’ yang berarti ‘Muhammad adalah utusan Allah’.

Artinya, muslim turut beriman kepada Nabi Muhammad Saw sebagai utusan Allah, bukan yang lain.

Nabi Muhammad merupakan nabi terakhir dalam Islam dan menjadi pembawa ajaran agama Islam.

Allah mengutus Rasulullah sebagai rahmat bagi seluruh alam semesta dan beliau adalah uswatun hasanah atau suri teladan yang baik. Maka dari itu, muslim perlu meneladani perilaku Nabi Muhammad Saw.

Pentingnya Syahadat

Kepercayaan kepada Allah SWT adalah inti dari keimanan Islam, yang menjadi dasar dari segala hal. Muslim terus diingatkan tentang keyakinan dasar ini dengan mengucapkan Syahadat dalam setiap shalat lima waktu, serta di banyak momen penting lainnya dalam kehidupan seorang Muslim.

Bagian kedua dari Syahadat mengharuskan Muslim untuk mengakui dan bersaksi atas kepercayaan kepada Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam sebagai utusan Allah SWT. Ini berfungsi sebagai pengingat bagi umat Islam tentang pentingnya Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam, tetapi juga sebagai pengingat untuk tidak pernah menyekutukan Allah SWT, karena beliau hanyalah seorang utusan, dan Allah SWT tetaplah satu Tuhan Yang Maha Esa.

Keutamaan Syahadat

1. Pintu masuk umat Islam

بُنِيَ الإِسْلاَمُ عَلَى خَمْسٍ: شَهَادَةِ أَنْ لا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ، وَإِقَامِ الصَّلَاةِ، وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ، وَحَجِّ الْبَيْتِ، وَصَوْمِ رَمَضَانَ.

“Islam dibangun di atas lima: bersaksi bahwa tidak ada Tuhan kecuali Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan sholat, memberikan zakat, haji ke Baitullah, dan puasa Ramadan.” (HR. Bukhari dan Muslim).

2. Sebagai kunci surga

“Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan bahwa Aku adalah utusan Allah. Tidak ada seorang hamba yang bertemu Allah dengan kalimat ini dan tidak ragu-ragu tentang keduanya, kecuali masuk surga.” (HR. Bukhari).

3. Menjauhkan Muslim dari neraka

“Tak seorang pun yang bersaksi (bersyahadat) bahwa tiada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya dengan jujur dari hatinya, kecuali Allah mengharamkannya disentuh api neraka.” (HR. Bukhari).

Lima Fakta tentang Syahadat

  1. Salah satu dari 5 Rukun Islam Syahadat adalah salah satu dari lima rukun Islam. Ini adalah kesaksian suci yang diberikan kepada Muslim untuk dipegang teguh sepanjang hidup mereka dan diwujudkan dalam semua tindakan dan niat mereka.
  2. Dikumandangkan dalam Azan Syahadat dikumandangkan dalam azan (panggilan shalat).
  3. Diucapkan dalam Shalat Muslim mengucapkan Syahadat sekali atau dua kali dalam shalat mereka, yang wajib dilakukan pada lima waktu yang berbeda setiap harinya.
  4. Penerimaan Islam Ketika seseorang ingin masuk Islam, mengucapkan Syahadat menandai masuknya mereka ke dalam Islam dan kehidupan mereka sebagai seorang Muslim.
  5. Dikumandangkan kepada Bayi Baru Lahir Syahadat diucapkan sebagai kata-kata pertama yang didengar bayi Muslim saat memasuki dunia sebagai bagian dari adzan, dan Muslim berusaha agar Syahadat menjadi kata-kata terakhir mereka saat meninggal dunia.

——–

Ingin Umroh dengan aman dan nyaman?

Percayakan perjalanan ibadah Anda bersama Rawda Umroh, travel umroh Bandung terpercaya. Rawda Umroh memiliki legalitas resmi, pengalaman melayani jamaah umroh, serta menawarkan paket umroh lengkap dengan harga bersaing.

Yuk, wujudkan impian umroh Anda bersama Rawda Umroh!

You cannot copy content of this page