Salah satu rukun dalam ibadah umroh adalah tahallul. Rukun ini memiliki makna. Berikut penjelasan tentang makna tahallul sebagai salah satu rukun umroh yang wajib dilaksanakan.
Umroh merupakan ibadah yang diidam-idamkan oleh umat Islam. Dalam menjalankannya umat Islam wajib memenuhi rukun – rukun dari umroh seperti ihram, tawaf, sa’i, tahallul, dan tertib,
Setiap jamaah harus memahami dan melaksanakan semau rukun yang telah ditetapkan agar ibadah sah disisi Allah SWT. Salah satu rukun penting dalam ibadah umroh ialah tahallul.
Salah satu rangkaian ibadah umroh yaitu tahallul merupakan sebuah ritual yang menandai berakhirnya keadaan ihram dan keluarnya jamaah dari larangan – larangan dalam ihram.
Berikut penjelasan tentang makna tahallul, agar jamaah dapat melaksanakan umroh dengan penuh kesadaran dan khusyuk serta mendapatkan keberkahan dari ibadah yang dijalankan. Simak artikel ini.
Apa itu Tahallul?
Salah satu rukun penting dalam ibadah umroh yang dilaksanakan setelah melakukan sa’i adalah tahallul. Rangkaian ini memiliki makna.
Makna dari tahallul ialah menandakan berakhirnya keadaan ihram. Makna tahallul bukan hanya sekedar memotong rambut melainkan sebuah simbol spiritual dan tindakan yang memiliki makna mendalam bagi seorang Muslim.
Secara bahasa makna Tahallul berasal dari kata Arab yaitu “hal” yang berarti menjadi halal, bebas, atau diperbolehkan kembali setelah sebelumnya terikat pada larangan ihram. Pada konteks umroh, makna tahallul ialah tindakan mencukur atau memotong sebagian rambut kepala sebagai simbol telah keluarnya dari keadaan ihram.
Setelah selesai melaksanakan tahallul, jamaah umroh dapat melakukan hal – hal yang menjadi larangan ihram dan jamaah dapat menggunakan pakaian biasa, menggunakan wewangian, dan lain sebagainya.
Makna tahallul ini menunjukkan penyucuan diri, melepas diri dari ikatan larangan ihram dan memasuki fase baru dalam kehidupan spiritual. Kegiatan tahallul menjadi simbol seorang muslim berserah diri kepada Allah SWT dan siap kembali ke kehidupan sehari – hari dengan lebih baik dan hati dipenuhi kesucian dan ketaatan.
Hukum Melaksanakan Tahallul

Makna dari tahallul ialah pelepasan, dan pembebasan diri dengan mencukur sebagian rambut sekurang – kurangnya tiga helai. Tahallul ini merupakan salah satu rukun umroh sehingga pelaksanaannya adalah wajib.
Dasar hukum dari Tahallul telah dijelaskan dalam firman Allah QS. Al Fath ayat 27:
لَقَدْ صَدَقَ اللّٰهُ رَسُوْلَهُ الرُّءْيَا بِالْحَقِّۚ لَتَدْخُلُنَّ الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ اِنْ شَاۤءَ اللّٰهُ اٰمِنِيْنَۙ مُحَلِّقِيْنَ رُءُوْسَكُمْ وَمُقَصِّرِيْنَۙ لَا تَخَافُوْنَۗ فَعَلِمَ مَا لَمْ تَعْلَمُوْا فَجَعَلَ مِنْ دُوْنِ ذٰلِكَ فَتْحًا قَرِيْبًا ٢٧l
aqad shadaqallâhu rasûlahur-ru’yâ bil-ḫaqq, latadkhulunnal-masjidal-ḫarâma in syâ’allâhu âminîna muḫalliqîna ru’ûsakum wa muqashshirîna lâ takhâfûn, fa ‘alima mâ lam ta‘lamû fa ja‘ala min dûni dzâlika fat-ḫang qarîbâ
Artinya: “Sungguh, Allah benar-benar akan membuktikan kepada Rasul-Nya tentang kebenaran mimpinya dengan sebenar-benarnya, (yaitu) bahwa kamu pasti akan memasuki Masjidilharam, jika Allah menghendaki, dalam keadaan aman, dengan mencukur rambut kepala, dan memendekkannya, sedang kamu tidak merasa takut. Allah mengetahui apa yang tidak kamu ketahui dan sebelum itu Dia telah memberikan kemenangan yang dekat.”
Tahallul merupakan salah satu rukun umroh yang tidak boleh ditinggalkan bagi umat muslim yang menjalankan umroh. Apabila ditinggalkan maka seseorang yang melakukan umroh wajib mengulang karena tidak sah.
Makna tahallul mengajarkan manusia bahwa meskipun manusia diciptakan dengan sempurna namun mereka hanya manusia dan harus sadar bahwa manusia adalah hamba Allah SWT.
Manusia harus bersikap tawadhu dan rendah hati. Rambut sebagai simbol mahkota atau perhiasan. Dengan bertahallul menjadi simbol seseorang bersedia meletakkan mahkotanya dan meninggalkan kesombongan diri.
Baca Juga: Tips Menunaikan Umroh Pertama Kali, Persiapan Menunaikan Ibadah Umroh ke Tanah suci
Macam Tahallul
Tahallul menjadi momentum refleksi bagi setiap muslim yang melaksanakan umroh. Tahallul mengajarkan bahwa dalam menjalankan ibadah, seseorang tidak hanya diajak untuk beraktivitas ritual semata, tetapi juga untuk memahami esensi yang terkandung di dalamnya.
Pelaksanaan tahallul menjadi simbol bahwa jamaah telah melepas berbagai ikatan duniawi serta kembali menata hidupnya dengan semangat baru, penuh keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Bagi jamaah umroh, tahallul menjadi puncak manasik, karena dengan terselesaikannya tahallul, seluruh rangkaian ritual umroh dinyatakan lengkap sesuai syariat Islam.
Pelaksanaan tahallul ini terbagi menjadi dua diantaranya.
1. Tahallul Awal
Makna tahallul awal yaitu kegiatan mencukur atau memotong rambut setelah jamaah menyelesaikan dua kegiatan yaitu melempar jumroh, menyembelih kurban, dan mencukur rambut. Setelah tahallul ini selesai larangan ihram diperbolehkan kecuali hubungan suami istri. Tahallul awal ini dilaksanakan pada ibadah haji.
2. Tahallul Tsani (Tahallul Akhir)
Berbeda dengan tahallul awal, tahallul akhir atau tsani diperbolehkan setelah jamaah seluruh rangkaian ibadah. Tahallul akhir ini dilaksanakan pada ibadahhaji. Dengan melaksanakan tahallul akhir, maka seluruh larangan ihram diperbolehkan kembali.
Tata Cara Tahallul
Setelah mengetahui makna tahallul yaitu rukun dari umroh yang menjadi bukti kepatuhan jamaah terhadap syariat Islam dengan mencukur rambut. Tanpa tahallul, ibadah umroh seseorang dinyatakan tidak lengkap bahkan bisa dianggap tidak sah.
Maka dari itu, penting untuk memaknai dan mengetahui ketentuan yang berlaku dalam tahallul. Berikut ini beberapa tata cara tahallul.
1. Niat
Dalam pelaksanaan tahallul, wajib untuk niat dalam hati untuk menjalankan perintah Allah dan keluar dari kondisi ihram.
2. Mencukur Rambut
Tata cara tahallul yang telah diajarkan yaitu jamaah laki-laki, disunnahkan untuk mencukur seluruh rambut kepala (halq) sebagai kesempurnaan tahallul. Namun apabila tidak memungkinkan, diperbolehkan memotong sebagian rambut dengan jumlah yang cukup (qashr). Sedangkan bagi perempuan, tahallul dapat dilakukan dengan memotong sedikit ujung rambutnya, biasanya sepanjang satu ruas jari. Meskipun tata cara ini tampak sederhana, namun pelaksanaannya harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku agar tahallul dianggap sah.
3. Telah Menyelesaikan Rangkaian Manasik
Tata cara tahallul yaitu menyelesaikan rangkaian manasik seperti tawaf dan sa’i. Dalam ibadah ini terdapat makna tahallul berhubungan dengan aspek sosial bahwa jamaah tidak boleh membedakan status sosial, ras, ataupun kedudukan ekonomi.
Tahallul memiliki makna tentang kesetaraan di hadapan Allah SWT. Ibadah ini mengingatkan setiap muslim tentang pentingnya rasa persaudaraan dan saling menghormati antar sesama umat.
4. Membaca Do’a
Tahallul dilaksanakan tidak hanya sekadar mencukur rambut, tetapi juga dipenuhi dengan makna spiritual, sosial, dan keimanan yang mendalam. Dalam melaksanakan tahallul jamaah dianjurkan untuk membaca do’a.
اَللّٰهُمَّ اثْبُتْ لِيْ بِكُلِّ شَعْرَةٍ حَسَنَةً وَامْحُ عَنِّيْ بِهَا سَيِّئَةً وَارْفَعْ لِيْ عِنْدَكَ دَرَجَةً
“Allâhumma-tsbut lî bi kuli sya’ratin ḫasanatan wa-mḫu ‘annî bihâ sayyi-atan wa-rfa‘ lî ‘indaka darajatan”
Artinya: “Ya Allah, tetapkanlah kebaikan untukku lantaran setiap helai rambut ini, hapuslah keburukan dari diriku lantaran rambut ini, dan angkatlah derajatku di sisi-Mu”
Dalam melaksanakan tahallul bukan hanya sekedar memangkas rambut namun sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT dalam menjalankan rukun ibadah umroh.
Baca Juga: Itinerary Umroh Plus Turki, Solusi Umroh Praktis Sekaligus Liburan
Menjalankan tahallul dengan benar menunjukkan kesungguhan dalam menaati perintah Allah dan merupakan tanda bahwa rangkaian ibadah umroh telah lengkap secara syariat. Pelaksanaan tahallul tidak hanya sekadar mencukur rambut, tetapi juga dipenuhi dengan makna spiritual, sosial, dan keimanan yang mendalam.
Demikian tentang makna tahallul sebagai informasi yang dapat digunakan sebagai pembelajaran sebelum berangkat umroh.
Penting bahwa sebelum menunaikan umroh, calon jamaah wajib memastikan biro keberangkatan yang akan menemani selama menjalankan ibadah di Tanah suci.
Salah satu biro umroh terbaik adalah Umrah Bandung. Biro ini telah berhasil mengantarkan ribuan jamaah ke Tanah suci dan menyatakan puas dengan layanan yang diberikan.
Sebagai biro umroh, tentunya umroh Bandung telah memiliki izin legalitas resmi Kemenag sehingga jamaah tidak perlu ragu dengan pelayanan dari biro ini.
Selain itu, umrah Bandung hadir memberikan pelayanan profesional sepenuh hati membantu memenuhi kebutuhan jamaah. Berbagai paket keberangkatan ditawarkan dan dapat disesuaikan dengan budget seperti umroh reguler, umroh plus Turki Bandung, dan umroh plus Dubai Bandung.
Segera konsultasikan perjalanan Anda bersama umroh Bandung solusi perjalanan umroh aman, nyaman, inshaAllah mabrur!
Baca Juga:
- Merencanakan Umroh Keluarga: Tips dan Saran
- 32 Doa Untuk Orang Umroh Mabrur yang Dapat Dipanjatkan
- Pentingnya Mencari Biro Umroh Terpercaya dan Terlisensi
- 7 Seluk Beluk Perbedaan Haji dan Umroh
- Hikmah Haji dan Umroh
- Pahala Tak Terputus: Makna Badal Umroh Untuk Orang…
- Sejarah Ibadah Haji dan Umroh
- Mengetahui Rukun Umroh Lengkap Sebelum Berangkat Ke…
- Hikmah Pelaksanaan Ibadah Haji dan Umroh
- 15 Rekomendasi Hadiah Untuk Mereka Yang Akan Pergi Umrah